PENGEMBANGAN PROGRAM OPAL SELAMA PANDEMI COVID19

Spread the love

Dinas Pangan Kota Salatiga terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan pemanfaatan lahan pekarangan ini dijadikan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

Menurut  Badan Ketahanan (BKP) Kementrian Pertanian melaksanakan Obor Pangan Lestari (OPAL) Mulai Tahun 2019. Melalui program OPAL, BKP RI meminta seluruh kantor lingkup Kementrian Pertanian dan Dinas lingkup pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota serta UPT Vertikal memanfaatkan area perkantoran dengan menanam berbagai komoditas sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

OPAL di Dinas Pangan Kota Salatiga, pada awal berdirinya Tahun 2019, dengan mendapatkan bantuan dana APBN  berupa pembangunan 1 unit OPAL, aneka bibit sayur dan pupuk bokasi (pupuk padat). Tujuan jangka pendek pelaksanaan OPAL adalah untuk pemanfaatan lahan perkantoran sebagai penyedia pangan dan sebagai percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan.

Sedangkan jangka panjang untuk meningkatkan penyediaan sumber pangan keluarga yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat; meningkatkan pendapatan rumah tangga; meningkatkan akses pangan keluarga; konservasi sumberdaya genetic lokal; dan mengurangi jejak karbon serta emisi gas pencemar udara.

Pada tahun 2020, keberadaan OPAL di Dinas Pangan Kota Salatiga lebih dimaksimalkan peranananya.  Terutama di saat pandemi  COVID19 dan pembatasan aktivitas-aktivitas karena Refocussing Anggaran OPD. Dibawah Komanda Sekretaris Dinas Pangan, pegawai Dinas Pangan mengisi aktivitas hariannya dengan mengoptimalkan OPAL sebagai sarana bercocok tanam dengan mengisinya dengan beraneka sayur dan buah. Sayur yang menjadi komoditas OPAL adalah sawi, bayam, timun, kangkung, tomat dan pare. Adapun untuk komoditi buah-buahan adalah pepaya, jeruk, jambu air, jambu biji dan makisa.

Kegiatan mengoptimalkan OPAL Dinas Pangan pada Tahun 2020, dimulai dengan penyiapan media tanam, penyiapan pembenihan didalam tray, penyiapan polybag dan perawatan. Semua aktivitas untuk mengoptimalkan keberadaan OPAL, didukung oleh semua pegawai Dinas Pangan Kota Salatiga, sebagai bagian dari menunjang ketahanan pangan dan sarana percontohan bagi masyarakat. Tetap Sehat, Tetap Semangat !!!

4 Replies to “PENGEMBANGAN PROGRAM OPAL SELAMA PANDEMI COVID19”

  1. Opal bisa dikembangkan dlm skala rumah tangga dan bisa dijadikan salah satu upaya peningkatan kesejahteraan keluarga..pada era pemerintahan dlu pernah ada program semacam ini dengan nama berbeda antara lain

    Lumbung hidup..warung hidup dan apotik hidup…

    1. njih, leres bu…muara dari Program Ketahanan Pangan yang didesain pemerintah adalah untuk peningkatan kesejahteraan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *