Survei Kepuasan Masyarakat, Persepsi Kualitas Pelayanan dan Persepsi Korupsi Pelayanan Publik Provinsi Jawa Tengah

  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan survei kepuasan masyarakar, persepsi kualitas layanan dan persepsi korupsi pada unit pelayanan publik di Provinsi Jawa Tengah.
  • Survei kepada seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah dan Masyarakat luar Jawa Tengah yang pernah mendapatkan layanan publik di Jawa Tengah dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner secara daring/online melalui tautan http://bit.ly/SKM_IPKP_IPP
  • Survei akan dilaksanakan selama 30 (tiga puluh) hari terhitung mulai tanggal 30 Juli 2020 sampai dengan 31 Agustus 2020.
  • Hasil survei akan diinformasikan secara terbuka dan akan bermanfaat sebagai data penyanding/second opinion bagi unit penyelenggara pelayanan publik di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang sudah melaksanakan survei dan gambaran obyektif bagi yang belum melaksanakan.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengkontak admin di nomer (0298) 3432545

Kunker Komis B DPRD Kabupaten Sidoarjo ke Pemerintah Kota Salatiga

Di penghujung bulan Juli 2020, Dinas Pangan Pemerintah Kota Salatiga mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan Kerja Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo.  Kunjungan Kerja Komisi B tersebut terkait Sistem penguatan Kebutuhan Ketahanan Pangan dimasa pandemi. Peserta kunjungan kerja tersebut terdiri dari 10 (sepuluh) orang Pimpinan/Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo dan 2 (dua) orang dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur .

Diterima oleh Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir.Mustain,M.Si dan Plt Kepala Dinas Pangan  Dra.Sri Satuti, MM di Ruang Kalitaman Gedung Setda Pemerintah Kota Salatiga. Dalam paparanya, Dra Sri Satuti, MM menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Salatiga dalam mewujudkan Ketahanan Pangan memiliki program -program Unggulan selama pandemic covid-19 ini, diantaranya :

  1. Pemberian Bantuan Sembako sebanyak 3x untuk Kelompok Binaan Dinas Pangan Kota Salatiga yang terdampak Covid-19;
  2. Menyediakan Cadangan Pangan berupa Gabah Kering Giling untuk Masyarakat Kota Salatiga sebesar 76,2 ton;
  3. Pemberian bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 berupa pemberian benih tanaman pangan. Benih tanaman pangan yang diberikan berupa sawi, bayam, kangkung, kacang panjang, cabai. Pemberian bantuan tersebut juga disertai pemberian pupuk organic padat, pupuk organic cair, polybag plastic tanam dan tresemai.

Adapun perwakilan dari Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kabupaten Sidoarjo Bambang Pujianto. disampaikan Bambang bahwa Kabupaten Sidoarjo memerlukan strategi kegiatan dalam mewujudkan Ketahanan Pangan di masa Pandemi. Sehingga, masyarakata memerlukan stimulant kegiatan agar mampu berdikari dan menopang kebutuhan pangan terutama sayur mayur yang diperoleh dari pekaranganya sendir. ( Nish)

FGD KETAHANAN PANGAN POLRES KOTA SALATIGA – DINAS PANGAN KOTA SALATIGA

Pembukaan FGD Ketahanan Pangan Kemitraan Polres Salatiga Dengan Dinas Pangan Kota Salatiga
Peserta FGD Ketahanan Pangan Kemitraan Polres Salatiga Dengan Dinas Pangan Kota Salatiga

Selasa, 28 Juli 2020 bertempat di AULA POLRES Kota Salatiga diadakan kegiatan FGD ( Focus Group on Discussion ) KETAHANAN PANGAN dengan Tema Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam mewujudkan Ketahanan Pangan memasuki Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Kota Salatiga.

Acara yang diselenggarakan oleh POLRES Kota Salatiga itu merupakan salah satu kebijakan POLRI dalam merangkul semua lapisan masyarakat agar berperan serta dalam mewujudkan Ketahanan Pangan di Kota Salatiga. Hadir sebagai peserta adalah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ketua RAPI, Ketua FKM, Semkom Mitra POLRI dan beberapa Kepala Seksi Keamanan Ketertiban Kelurahan di Kota Salatiga.

Acarara tersebut dibuka oleh KAPOLRES Kota Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat, SE,MM dan Hadir sebagai Narasumber tunggal, Plt.Kepala Dinas Pangan Kota Salatiga, Dra.Sri Satuti,MM. Untuk mewujudkan ketahanan pangan, POLRES Salatiga telah membuat bebereapa kegiatan dalam rangka persiapan ketahanan pangan antara laian penyediaan kolam ikan untuk masyarakat, menyediakan lahan disekitar kantor untuk ditanami aneka sayur mayuyr dan umbi-umbian. Dalam paparannya, Sri Satuti menyampaikan bahwa Aspek Ketahanan Pangan di Kota Salatiga ditopang oleh Program Cadangan Pangan Daerah, Program Pangan Lestari, Diversifikasi Pangan Lokal dan Toko Tani  Indonesia.

Kegiatan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam masa pandemi ini adalah kegiatan Program Pangan Lestari (P2L) atau yang bernama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Hasil yang diperoleh pada program ini adalah hasil panen yang berlimpah, sehingga mampu menekan kebutuhan keluarga dan di beberapa kelompok  hasil panen tersebut mampu dijual untuk mendapat pendapatan tambahan bagi anggota KRPL. Kunci dari keberhasilan kegiatan P2L adalah kebun bibit yang terus dikembangkan, sehingga kelompok tidak terus menerus tergantung dari bantuan pemerintah, sehingga keberadaan P2L bisa terus berkembang.

Program lain yang turut serta mendukung ketahanan pangan di Lingkungan Dinas Pangan adalah Kegiatan OPAL ( Obor Pangan Lestari). OPAL ini adalah kegiatan memberdayakan lahan di perkantoran untuk ditanami sumber protein, vitamin, mineral dan karbohidrat.  Menurut Satuti, bertanam selain sehat dan menyenangkan juga mampu menghasilkan karena ketersediaan pangan berupa sayur mayur yang dipetik dari pekarangan.

Adanya pandemic ini bisa diambil hikmahnya, bahwa kita harus mengupayakan untuk mewujudkan ketahanan pangan, melalui langkah kecil yang bisa kita lakukan secara terus menerus. ( Nish)